Kamis, 02 April 2015

MENGELOLA PELUANG PEMASARAN


1.      Mengelola Informasi Pemasaran Dan Mengukur Permintaan Pasar
Pemasaran mampunyai dua tugas penting yaitu mempunyai metode disiplin untuk mengupulkan informasi dan meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan pelanggan, observasi pesaingnya dan grup pesaing yang lain. Bebrapa perusahaan mempunyai departemen sistem informasi pemasaran sendiri yang menganalsisis secara detail tentang pembeli, keinginan, kebiasaan dan preferences?
Sistem Informasi pemasaran terdiri dari orang, perlengkapan, dan prosedur to gathering, sort , analisis, evaluasi, mendistribusikan kebutuhan konsumen, ketepatan waktu dan informasi yang akurat kepada penentu kebijakan dalam pemasaran. (Kotler, 2012, hal. 91)

Yang dibutuhkan dari Sistem Informasi :
·         Keputusan apakah yang secara regular dibuat?
·         Informasi apakah yang dibutuhkan untuk membuat keputusan tersebut?
·         Informasi apakah yang sebenarnya anda butuhkan tetapi belum terpenuhi sampai sekarang?
·         Informasi harian, mingguan, bulanan, tahunan apakah yang anda perlukan?
·         Apakah media on lineatau surat kabar, blog, laporan, majalah yang ingin anda ketahui sebagai dasar informasi?
·         Topik apakah yang anda sukai ebagai informasi yang penting?
·         Analisis data dan program laporan apakah yang anda ingin ketahui?

Lingkungan Sosiokultural
Pada lingkungan sosiokultural kita dapat menyerap, apa yang menjadi pandangan dunia terhadap lingkungan tersebut, antara lain:
·         Pandangan terhadap kita
·         Pandangan terhadap oran lain
·         Pandangan terhadap organisasi
·         Pandangan terhadap masyarakat
·         Pandangan terhadap alam
·         Pandangan terhadap dunia


Rekaman internal
Peluang penting dan masalah potensial dimana manajer marketing bergantung dari laporan internal dari pesanan, penjualan, harga, biaya, level persediaan, penerimaan, dan hutang. Sistem Informasi Pemasaran Manajer marketing membutuhkan waktu dan laporan yang akurat dalam penjualan yang terbaru. Suatu misal super market WallMArt ia dapat mengoperasikan penjualan, dan data persediaan yang bisa mengkompilasikan data dari setiap pelanggan, setiap toko, setiap hari dan selalu terupdate datanya dalam setiap jam. Database, data warehousing, dan data mining Perusahaan mengorganisasikan informasinya pada pelanggan, produk dan database penjualan dan kemudian mengkombinasikan data mereka. Database pelanggan akan mengandung nama dari pelanggan, alamat, transaksi pembelian yang terakhir dan terkadang even demografi, dan psychogrphy (aktivitas, keterterikan, dan pendapat).
Perusahaan membuat data yang mudah diakses oleh pembuat keputusan. Analis dapat mempunyai data dan segmen pelanggan, ternd pelanggan yang terakhir, dan berbagai informasi yang perlu.Sistem Intelegensi PemasaranSistem intelegensi marketing adalah satu set prosedur dan sumber daya yang manajer gunakan untuk memperoleh informasi setiap hari dan perkembangan dari lingkungan pemasaran. Sistem rekaman data internal menghasilkan data, tetapi sistem intelegensi pemasaran meyediakan data yang terjadi. Manajer marketing mengumpulkan dalam variasi jalan yang berbeda, seperti halnya dengan membaca buku,koran, publikasi perdagangan, pembicaraan pada pelanggan, pemaok, distributor,monitorin,social media di internet dan pertemuan dari manajer perusahaan lain.Dalam lingkungan natural, pemasaran membutuhkan perhatian dari peningkatan perhatian publik membicarakan kesehatan dari lingkungan. Banyak pemasar beperhatian terhadap pemasaran hijau “green marketing” yang menghasilkan solusii lingkungan yang sehat. Dalam area teknologi pemasar seharusnya dapat menghitung akselerasi dari perubahan teknologi, peluang untuk berinovasi, memperjelas anggaran riset dan perkembangan dan peningkatan regulasi pemerintah selaras dengan perubahan teknologi. Dalam lingkungan politik dan lingkungan yang legal, pemasaran berusaha untuk bekerja dengan regulasi hukum, praktisi bisnis, dan variasi oleh interest groups.

2.      Siklus Pesanan Ke Pembayaran

v  Siklus Pengeluaran (pemesanan barang pada perusahaan)

        Aktivitas utama pertama dalam siklus pengeluaran adalah memesan persediaan atau perlengkapan.
Laporan penerimaan adalah dokumen utama yang digunakan dalam subsistem penerimaan dalam siklus pengeluaran, laporan ini mendokumentasikan rincian mengenai: setiap kiriman, termasuk tanggal penerimaan, pengiriman, pemasok, dan nomor pesanan.

Tujuan umum diselenggarakan siklus pengeluaran adalah:
1)      Barang yang dibeli adalah yang dibutuhkan perusahaan
2)      Barang diterima sesuai dengan pesanan dan dlm kondisi baik
3)      Melindungi barang sampai dengan saat digunakan
4)      Faktur pembelian barang atau jasa sudah benar dan sah
5)      Mencatat dan mengklasikan biaya dengan teliti dan segera
6)      Membukukan kewajiban dan pembayaran kas ke rekening utang dagang
7)      Menjamin bahwa semua pembayaran telah Diotorisas
8)       Mencatat dan mengklasifikasikan pembayaran kas dengan teliti dan segera
9)       Menyiapkan berbagai dokumen dan laporan yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa

Dalam pembelian barang, meliputi fungsi:

1)      Menentukan kapan memerlukan barang
2)      Memesan dan membeli barang
3)      Menerima dan menyimpan barang
4)      Memastikan kebenaran pencatatan utang
5)      Menyiapkan pembayaran kas
6)      Memindah bukukan catatan transaksi ke buku besar
7)      Menyiapkan berbagai laporan keuangan dan laporan manajemen yang diperlukan

Gambar 1. Bagian Yang Terlibat

v  Siklus pendapatan (Pemabayaran barang atas penjualan kepada konsumen)

Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut.
Pendapatan bertujuan untuk mengfasilitasi pertukaran barang dan jasa yang dimiliki oleh perusahaan dengan kas yang dimiliki oleh ko Aplikasi siklus pendapatan
Siklus pendapatan memproses transaksi akuntansi yang mencatat empat peristiwa ekonomi : permintaan barang dan jasa oleh pelanggan, pengiriman barang atau jasanya, permintaan pembayaran, dan tanda terima pembayaran.

Tujuan-tujuan khusus yang ingin dicapai perusahaan dalam pelaksanaan siklus pendapatan yaitu :

Ø  Mencatat permintaan penjualan secara tepat dan akurat
Ø  Memverifikasi kelayakan kredit konsumen
Ø  Mengirimkan barang atau memberikan jasa tepat waktu sesuai dengan perjanjian
Ø  Melakukan penagihan kepada konsumen pada waktu yang tepat dan dengan cara yang benar.
Ø  Mencatat dan mengklasifikasikan penerimaan kas secara tepat dan akurat.


1.      Sistem Pelaporan Penjualan
Pelaporan penjualan dan pengecekan stok adalah suatu kegiatan utama dalam pemasaran dengan menggunakan media salesman. Lamanya informasi yang sampai membuat proses bisnis dan pendataan menjadi terhambat, maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu kelancaran proses bisnis tersebut. Android adalah sebuah sistem operasi untuk perangkat mobile berbasis linux, karena bersifat open source, sehingga bebas didistribusikan dan bebas dipakai oleh vendor-vendor. Karena menyediakan platform terbuka, lengkap dan gratis, Android banyak dikembangkan oleh para pengembang dengan menggunakan Eclipse. Dangan metode waterfall, dirancang dan dikembangkan sebuah sistem aplikasi berbasis Android untuk pelaporan penjualan dan pengecekan stok yang dapat membantu monitor dan otomatisasi pelaporan penjualan dan pengecekan stok. Aplikasi ini meliputi :
1. Penghitungan  Stok Per Lokasi maupun kode barang
2. Pendaftaran kode barang di tiap lokasi
3. Updata data untuk memperbarui data baru.
4. Kirim data untuk mengirim ke data ke server database retail.
5. Cek stok Online membaca database retail
2.      Penyediaan Dan Proses Riset Pemasaran
Riset Pemasaran atau Marketing Research adalah kegiatan penelitian di bidang pemasaran yang dilaukan secara sistematis muali dari perumusan masalah, tujuan penelitian, pengumpulan data, pengolahan data, dan interprestasi penelitian hasil penelitian. Kesemuanya ini ditujukan untuk masukan pihak manajemen dalam rangka identifikasi masalah dan pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah. Hasil riset pemasran ini dapat dipakai untuk perumusan strategi pemasaran dalam merebut peluang pasar.

Maksud tindakan yang sistematis adalah suatu tindakan yang dilakukan secara teratur dan konsisten, didasarkan atas kegiatan-kegiatan yang ilmiah serta dapat dibuktikan kebenarannya. Untuk kegiatan riset pemasaran, kegiatan yang sistematis meliputi berbagai kegiatan, mulai dari perumusan masalah, pengumpulan data, analisis data serta pengujian hipotesis.
            Adapun tujuan riset adalah :
·         Mendapatkan informasi yang akurat sehingga dapat menjelaskan secara obyektif kenyataan yang ada,
·         Bebas dari pengaruh keinginan pribadi (political biases)
·         Identifikasi, pengumpulan data, analisis dan interprestasi hasil penelitian: Identifikasi, meliputi kegiatan identifikasi mulai dari masalah manajemen sampai merumuskannya kedalam bentuk masalah riset pemasaran (marketing riset problems),
Proses pengambilan keputusan meliputi 6 kegiatan utama, yaitu:
  1. Tentukan masalah pemasaran,
  2. Tentukan variabel-variabelnya,
  3. Kumpulkan semua informasi yang relevan,
  4. Pilih alternatif yang terbaik,
  5. Kembangkan dan implementasikan rencana pemasaran,
  6. Evaluasi keputusan yang telah diambil berikut proses maupun hasilnya.


3.      Pengukuran Permintaan Pasar
Pengukuran permintaan adalah usaha untuk mengetahui permintaan atas suatu produk atau sekelompok produk di masa yang lalu dan di masa yang sekarang dalam kendala satu asset kondisi tertentu. Sedangkan, Perkiraan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam kendala satu asset kondisi tertentu.

Untuk memperkirakan permintaan pasar saat ini, perusahaan perlu mengetahui:
a.       Total potensi pasar
Merupakan jumlah penjualan maksimum bagi semua perusahaan dalam industri sepanjang periode tertentu dibawah usaha pemasaran industri serta kondisi lingkungan tertentu.
Cara menentukan potensi pasar:

PP: Jumlah pembeli potensial  X  Harga

Contoh: diketahui terdapat 100 pembeli buku setiap tahun, rata-rata pembelian sebanyak 5, harga buku rata-rata Rp.50.000,00
Tentukan berapa potensi pasar buku tersebut?
PP=100x5x50.000
     =250.000.000

b.      Potensi pasar suatu wilayah
Karena perusahaan harus mengalokasikan anggaran pemasaran secara optimal terhadap wilayah-wilayah terbaiknya  perusahaan harus memperkirakan potensi pasar berbagai kota, negara atau wilayah tertentu.

              
Terdapat 2 (dua) metode untuk menentukan potensi pasar suatu wilayah:

1.       Metode pembentukan pasar
Dilakukan dengan cara mengidentifikasi semua pembeli potensial di setiap pasar serta memperkirakan pembelian potensial mereka. Metode ini akurat bila perusahaan memiliki daftar semua pembeli potensial serta perkiraan yang akurat tentang apa yang akan dibeli masing-masing pembeli, namun Kelemahan metode ini adalah sulit untuk mendapatkan data pelanggan potensial.


2.       Metode indeks multi faktor
Metode ini digunakan dikarenakan kelemahan metode satu faktor dalam meramalkan potensi pasar.  Metode ini berusaha mengakomodasikan beragam faktor yang ikut berkontribusi dalam pembentukan pasar potensial, dimana masing-masing faktor di beri bobot tertentu. Faktor tersebut mencakup kehadiran pesaing, biaya promosi lokal, faktor musiman, dll.

c.     Total penjualan industri
Penjualan industri diketahui dengan cara mengidentifikasi pesaing serta memperkirakan penjualan pesaing.

d.      Total pangsa pasar
Data ini bisa diperoleh dari Asosiasi dagang industri ataupun dari lembaga riset penyedia jasa tersebut.

4.      Pasar Mana Yang Diukur
Dasar penentuan ukuran pasar:
·         Pasar potensial. kumpulan konsumen yang memiliki tingkat minat cukupbesar terhadap penawaran pasar.
·         Pasar yang tersedia, Kumpulan konsumen yang memiliki minat, penghasilan serta akses terhadap penawaran pasar.
·         Pasar sasaran, bagian pasar yang diputuskan oleh perusahaan untuk dilayani
·         Pasar terpenetrasi, kumpulan konsumen yang membeli produk perusahaan.

Menurut ukuran-ukuran yang lainnya pasar dapat di bedakan menjadi empat macam yaitu ;

Ukuran secara geografis :  
Ø  Pasar internasional,
Pasar yang memiliki akses/pengaruh terhadap lebih dari satu negara, artinya pasar itu dapat melampaui wilayah geografis suatu negara. Contoh dari pasar ini adalah pasar Cokelat di Swiss, karena pasar ini menjual komoditi khas ke seluruh negara bagian baik Eropa, Asia dan negara-negara bagian lainnya. Serta pasar ini memiliki pengaruh terhadap negara-negara yng bersangkutan.



Ø  Pasar daerah ( regional )
pasar ini memiliki kegiatan permintaan dan penawaran barang/jasa dalam batas-batas suatu daerah tertentu dalam suatu negara. contoh Pasar buah Markisa dan sirup markisa di Pontianak. Pasar ini termasuk kedalam pasar daerah ( regional ) karena merupakan pasar yang memiliki kegiatan permintaan dan penawaran barang/jasa dalam batas-batas suatu daerah tertentu dalam suatu negara. Selain itu pasar ini khusus menjual komoditas yang kurang ataupun tidak tersedia di tempat/daerah lain.

Ø  Pasar setempat ( lokal )
Pasar dengan batas geografis yang lebih sempit lagi dari pasar daerah dan khusus mengenal suatu kota atau bagian kota. Luas daerahnya tercakup dalam suatu permintaan dari suatu komoditi tersebut. Contoh dari pasar ini adalah gudang lelang di lampung, disini penjualan ikan hanya ada di Bandar lampung dan memenuhi permintaan disekitar Bandar lampung saja.

Ukuran secara barang/jasa :

Ø  Pasar barang
Pasar barang adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang. Contoh dari pasar ini adalah pasar kebayoran lama di Jakarta, pasar ini memperjual belikan barang-barang rumah tangga, pakaian, dan lain-lainnya. Contoh pasar lainnya adalah pasar mobil (Mitsubishi corporation ) di Jepang, pasar mobil ini termasuk dalam pasar barang di karenakan pasar ini memperjual-belikan mobil yang telah diproduksi oleh perusahaan tersebut.

Ø  Pasar bahan mentah
Contoh pasar ini adalah pasar kayu putih di Ambon, pasar ini biasanya menyediakan bahan baku yang di perlukan untuk pembuatan minyak kayu putih, baik itu di suplay secara langsung kepada perusahaan/rumah produksi yang memproduksi kayu putih menjadi minyak kayu putih .

Ø  pasar jasa-jasa
Pasar yang menjual produknya dalam bentuk penawaran jasa atas suatu kemampuan. Jasa tidak dapat dipegang dan dilihat secara fisik karena waktu pada saat dihasilkan bersamaan dengan waktu mengkonsumsinya. Contoh dari pasar ini adalah Bursa Efek Jakarta ( BEJ ) di Jakarta, karena BEJ menjual jasa dalam bentuk informasi nilai saham setiap waktunya kepada para investor maupun pengusaha/pebisnis, sehingga para investor,pengusaha/pebisnis dapat dengan mudah memperoleh informasi tentang nilai saham.

 Ukuran secara batas negara :

Ø  Pasar dalam negeri
Pasar ini di lihat dari batas-batas negara yang melakukan transaksi ( permintaan dan penawaran ). Contoh dari pasar ini adalah pasar Rawa Belong di Jakarta, pasar ini masuk dalam pasar domestic karena pasar ini melayani permintaan di luar daerah Jakarta, khususnya permintaan di daerah sekitar Indonesia.
Jika di lihat dari ukuran menurut batas negara BEJ termasuk kedalam pasar dalam negeri ( domestic ), dikarenakan berdasarkan batas-batas negara, serta seluruh investor dan pengusaha/pebisnis menjadikan BEJ sebagai pusat informasi nilai saham yang ada di Indonesia khususnya.

Ø  Pasar luar negeri
Contoh dari pasar ini adalah pasar kerajinan ( meja catur batik ) di karang anyer jawa tengah. Di kategorikan sebagai pasar luar negeri karena pasar ini permintaan datang dari daerah Bandung, Makasar, Solo dan permintaan dari berbagai negara seperti China, India, Belanda dan lain-lain.

Ukuran secara waktu :

Ø  Pasar jangka sangat pendek
Pasar tempel di Korpri, pasar ini tidak memiliki waktu untuk memperbanyak / memproduksi kembali permintaan konsumen jika barang yang di tawarkan/di jualnya habis dikarenakan keterbatasan waktu, persediaan akan barang tersebut tidak di miliki.

Ø   Pasar jangka pendek
Contoh dari pasar ini adalah pasar central di Kotabumi, pasar ini masuk dalam pasar jangka pendek karena pasar ini jika di lihat dari pemenuhan kebutuhan/permintaan pasar ini dapat atau ada kesempatan untuk menambah volume komoditi yang di perdagangkan sesuai dengan permintaan, tetapi memiliki batas yang disesuaikan oleh kapasitas maksimum dan faktor produksi yang ada.

Ø  Pasar jangka panjang
Contoh dari pasar ini adalah pasar kerajinan ( los kulit ) di Bantul, pasar ini masuk dalam poasar jangka panjang karena pasar ini jika di lihat dari segi pemenuhan permintaan dapat memenuhi setiap penambahan permintaan, hal ini pun dikarenakan ada jangka waktu ( memiliki waktu yang lebih panjang ) untuk menambah prooduksi sehingga penawaran dapat menyesuaikan permintaan. Sehingga terjadinya hubungan pada tingkat harga.

5.                  Mengestimasi Permintaan Saat Ini
Estimasi permintaan merupakan kegiatan memperkirakan jumlah permintaan konsumen terhadap barang atau jasa dimasa yang akan datang berdasarkan data atau keadaan masa lalu dan saat ini. Dalam melakukan estimasi permintaan konsumen, metode yang sering digunakan, antara lain:
  1. Customer Survey
Suatu metode yang digunakan untuk mengetahui sikap dan persepsi para pelanggan dengan cara wawancara secara langsung atau memberikan questioner yang sudah dipersiapkan terlebih dahulu. Kelemahan dari metode ini, antara lain: biaya relative mahal (besar), dan hasil survey tidak realistic karena konsumen tidak memberkan jawaban yang akurat (ditutupi kekurangan mereka).
  1. Metode Observasi
Suatu metode yang digunakan untuk mengetahui perilaku konsumen /pelanggan dengan cara pengamatan yang dilakukan oleh salesman (ditugaskan oleh manager perusahaan). Kelemahan dari metode ini adalah hasil dari sering kali tidak memberikan gamabarn yang objektif dari konsumen, tapi gambaran justru subyektif dari salesman.
  1. Metode Market Experiment
Suatu cara untuk membuat estimasi permintaan dengan malakukan uji coba dapa segmen pasar tertentu. Uji coba ini dilakukan dengan memberikan perlakukan tertentu terhadap factor –factor yang mempengaruhi permintaan.


 6.      Mengestimasi Permintaan Saat Masa Yang Akan Datang

Perusahaan pada umumnya mempersiapkan ramalan ekonomi makro terlebih dahulu, seperti inflasi, tingkat bunga, tingkat pengangguran, suku bunga, pengeluaran konsumen, investasi bisnis, pengeluaran pemerintah, ekspor bersih, dll, dimana hasilnya adalah PDB yang akan digunakan dengan indikator lain oleh perusahaan untuk meramalkan penjualan industri.
Peramalan dibuat dengan mendasarkan tiga basis informasi:
1.      Apa yang dikatakan orang. digunakan survey, Survey dimaksudkan untuk mengetahui apa yang ingin dilakukan pembeli dalam periode waktu tertentu. Survey menyangkut persepsi konsumen terhadap produk, keinginan pembelian, dll
2.      Apa yang dilakukan orang, digunakan uji coba produk di pasar
3.      Apa yang telah dilakukan orang, digunakan analisis perilaku atau runtun waktu.

Meramalkan permintaan dari pasar yang dimasuki oleh perusahaan adalah suatu pekerjaan yang perlu dilakukan oleh setiap manajer perusahaan dalam rangka memprediksi berapa besar peluang pasar yang tersedia di masa depan. Peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam kendala satu set kondisi tertentu.
Hal yang perlu diingat adalah bahwa aktivitas peramalan permintaan tidaklah dapat diartikan sebagai aktivitas yang bertujuan untuk mengukur permintaan di masa yang akan datang secara pasti, melainkan sekedar usaha untuk mengurangi kemungkinan terjadinya hal yang berlawanan antara keadaan yang sungguh-sungguh terjadi di kemudian hari dengan apa yang menjadi hasil peramalan. Dengan kata lain, hasil maksimal dari aktivitas peramalan adalah melakukan minimisasi ketidakpastian yang mungkin terjadi di masa yang akan datang.
Untuk melakukan forecasting atau peramalan terhadap permintaan pasar, disini akan diuraikan berbagai metode model peramalan terhadap permintaan pasar dari barang atau jasa yang diproduksi dan dijual oleh perusahaan.