1. Mengelola
Informasi Pemasaran Dan Mengukur Permintaan Pasar
Pemasaran mampunyai dua tugas penting yaitu mempunyai metode
disiplin untuk mengupulkan informasi dan meluangkan waktu untuk berinteraksi
dengan pelanggan, observasi pesaingnya dan grup pesaing yang lain. Bebrapa
perusahaan mempunyai departemen sistem informasi pemasaran sendiri yang
menganalsisis secara detail tentang pembeli, keinginan, kebiasaan dan
preferences?
Sistem Informasi pemasaran terdiri dari orang, perlengkapan,
dan prosedur to gathering, sort , analisis, evaluasi, mendistribusikan
kebutuhan konsumen, ketepatan waktu dan informasi yang akurat kepada penentu
kebijakan dalam pemasaran. (Kotler, 2012, hal. 91)
Yang dibutuhkan dari Sistem Informasi :
·
Keputusan
apakah yang secara regular dibuat?
·
Informasi
apakah yang dibutuhkan untuk membuat keputusan tersebut?
·
Informasi
apakah yang sebenarnya anda butuhkan tetapi belum terpenuhi sampai sekarang?
·
Informasi
harian, mingguan, bulanan, tahunan apakah yang anda perlukan?
·
Apakah
media on lineatau surat kabar, blog, laporan, majalah yang ingin anda ketahui
sebagai dasar informasi?
·
Topik
apakah yang anda sukai ebagai informasi yang penting?
·
Analisis
data dan program laporan apakah yang anda ingin ketahui?
Lingkungan Sosiokultural
Pada
lingkungan sosiokultural kita dapat menyerap, apa yang menjadi pandangan dunia
terhadap lingkungan tersebut, antara lain:
·
Pandangan
terhadap kita
·
Pandangan
terhadap oran lain
·
Pandangan
terhadap organisasi
·
Pandangan
terhadap masyarakat
·
Pandangan
terhadap alam
·
Pandangan
terhadap dunia
Rekaman internal
Peluang penting dan masalah potensial dimana manajer
marketing bergantung dari laporan internal dari pesanan, penjualan, harga,
biaya, level persediaan, penerimaan, dan hutang. Sistem Informasi Pemasaran
Manajer marketing membutuhkan waktu dan laporan yang akurat dalam penjualan
yang terbaru. Suatu misal super market WallMArt ia dapat mengoperasikan
penjualan, dan data persediaan yang bisa mengkompilasikan data dari setiap
pelanggan, setiap toko, setiap hari dan selalu terupdate datanya dalam setiap
jam. Database, data warehousing, dan data mining Perusahaan mengorganisasikan
informasinya pada pelanggan, produk dan database penjualan dan kemudian
mengkombinasikan data mereka. Database pelanggan akan mengandung nama dari
pelanggan, alamat, transaksi pembelian yang terakhir dan terkadang even
demografi, dan psychogrphy (aktivitas, keterterikan, dan pendapat).
Perusahaan membuat data yang mudah diakses oleh pembuat
keputusan. Analis dapat mempunyai data dan segmen pelanggan, ternd pelanggan
yang terakhir, dan berbagai informasi yang perlu.Sistem Intelegensi
PemasaranSistem intelegensi marketing adalah satu set prosedur dan sumber daya
yang manajer gunakan untuk memperoleh informasi setiap hari dan perkembangan
dari lingkungan pemasaran. Sistem rekaman data internal menghasilkan data,
tetapi sistem intelegensi pemasaran meyediakan data yang terjadi. Manajer
marketing mengumpulkan dalam variasi jalan yang berbeda, seperti halnya dengan membaca buku,koran, publikasi perdagangan, pembicaraan pada
pelanggan, pemaok, distributor,monitorin,social media di internet dan pertemuan
dari manajer perusahaan lain.Dalam lingkungan natural, pemasaran membutuhkan
perhatian dari peningkatan perhatian publik membicarakan kesehatan dari
lingkungan. Banyak pemasar beperhatian terhadap pemasaran hijau “green
marketing” yang menghasilkan solusii lingkungan yang sehat. Dalam area
teknologi pemasar seharusnya dapat menghitung akselerasi dari perubahan
teknologi, peluang untuk berinovasi, memperjelas anggaran riset dan
perkembangan dan peningkatan regulasi pemerintah selaras dengan perubahan
teknologi. Dalam lingkungan politik dan lingkungan yang legal, pemasaran
berusaha untuk bekerja dengan regulasi hukum, praktisi bisnis, dan variasi oleh
interest groups.
2. Siklus
Pesanan Ke Pembayaran
v Siklus
Pengeluaran (pemesanan barang pada perusahaan)
Aktivitas utama pertama dalam siklus pengeluaran adalah memesan persediaan atau
perlengkapan.
Laporan
penerimaan adalah dokumen utama yang digunakan dalam subsistem penerimaan dalam
siklus pengeluaran, laporan ini mendokumentasikan rincian mengenai: setiap
kiriman, termasuk tanggal penerimaan, pengiriman, pemasok, dan nomor pesanan.
Tujuan
umum diselenggarakan siklus pengeluaran adalah:
1) Barang yang dibeli adalah yang
dibutuhkan perusahaan
2) Barang diterima sesuai dengan
pesanan dan dlm kondisi baik
3) Melindungi barang sampai dengan saat
digunakan
4) Faktur pembelian barang atau jasa
sudah benar dan sah
5) Mencatat dan mengklasikan biaya
dengan teliti dan segera
6) Membukukan kewajiban dan pembayaran
kas ke rekening utang dagang
7) Menjamin bahwa semua pembayaran
telah Diotorisas
8) Mencatat dan mengklasifikasikan pembayaran kas
dengan teliti dan segera
9) Menyiapkan berbagai dokumen dan laporan yang
berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa
Dalam
pembelian barang, meliputi fungsi:
1) Menentukan kapan memerlukan barang
2) Memesan dan membeli barang
3) Menerima dan menyimpan barang
4) Memastikan kebenaran pencatatan
utang
5) Menyiapkan pembayaran kas
6) Memindah bukukan catatan transaksi
ke buku besar
7) Menyiapkan berbagai laporan keuangan
dan laporan manajemen yang diperlukan
Gambar
1. Bagian Yang Terlibat
v Siklus
pendapatan (Pemabayaran barang atas penjualan kepada konsumen)
Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan
kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan
barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari
penjualan-penjualan tersebut.
Pendapatan bertujuan untuk mengfasilitasi pertukaran barang
dan jasa yang dimiliki oleh perusahaan dengan kas yang dimiliki oleh ko
Aplikasi siklus pendapatan
Siklus pendapatan memproses transaksi akuntansi yang
mencatat empat peristiwa ekonomi : permintaan barang dan jasa oleh pelanggan,
pengiriman barang atau jasanya, permintaan pembayaran, dan tanda terima
pembayaran.
Tujuan-tujuan khusus yang ingin dicapai perusahaan dalam
pelaksanaan siklus pendapatan yaitu :
Ø Mencatat permintaan penjualan secara
tepat dan akurat
Ø Memverifikasi kelayakan kredit
konsumen
Ø Mengirimkan barang atau memberikan
jasa tepat waktu sesuai dengan perjanjian
Ø Melakukan penagihan kepada konsumen
pada waktu yang tepat dan dengan cara yang benar.
Ø Mencatat dan mengklasifikasikan
penerimaan kas secara tepat dan akurat.
1. Sistem
Pelaporan Penjualan
Pelaporan
penjualan dan pengecekan stok adalah suatu kegiatan utama dalam pemasaran
dengan menggunakan media salesman. Lamanya informasi yang sampai membuat proses
bisnis dan pendataan menjadi terhambat, maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem
yang dapat membantu kelancaran proses bisnis tersebut. Android adalah sebuah
sistem operasi untuk perangkat mobile berbasis linux, karena bersifat open
source, sehingga bebas didistribusikan dan bebas dipakai oleh vendor-vendor.
Karena menyediakan platform terbuka, lengkap dan gratis, Android banyak
dikembangkan oleh para pengembang dengan menggunakan Eclipse. Dangan metode
waterfall, dirancang dan dikembangkan sebuah sistem aplikasi berbasis Android
untuk pelaporan penjualan dan pengecekan stok yang dapat membantu monitor dan
otomatisasi pelaporan penjualan dan pengecekan stok. Aplikasi ini meliputi :
1. Penghitungan Stok Per
Lokasi maupun kode barang
2. Pendaftaran kode barang di
tiap lokasi
3. Updata data untuk memperbarui
data baru.
4. Kirim data untuk mengirim ke
data ke server database retail.
5.
Cek stok Online membaca database retail
2. Penyediaan
Dan Proses Riset Pemasaran
Riset Pemasaran atau Marketing Research adalah
kegiatan penelitian di bidang pemasaran yang dilaukan secara sistematis muali
dari perumusan masalah, tujuan penelitian, pengumpulan data, pengolahan data,
dan interprestasi penelitian hasil penelitian. Kesemuanya ini ditujukan untuk
masukan pihak manajemen dalam rangka identifikasi masalah dan pengambilan
keputusan untuk pemecahan masalah. Hasil riset pemasran ini dapat dipakai untuk
perumusan strategi pemasaran dalam merebut peluang pasar.
Maksud tindakan yang sistematis adalah suatu
tindakan yang dilakukan secara teratur dan konsisten, didasarkan atas
kegiatan-kegiatan yang ilmiah serta dapat dibuktikan kebenarannya. Untuk
kegiatan riset pemasaran, kegiatan yang sistematis meliputi berbagai kegiatan,
mulai dari perumusan masalah, pengumpulan data, analisis data serta pengujian
hipotesis.
Adapun tujuan riset adalah :
·
Mendapatkan
informasi yang akurat sehingga dapat menjelaskan secara obyektif kenyataan yang
ada,
·
Bebas
dari pengaruh keinginan pribadi (political biases)
·
Identifikasi,
pengumpulan data, analisis dan interprestasi hasil penelitian: Identifikasi,
meliputi kegiatan identifikasi mulai dari masalah manajemen sampai
merumuskannya kedalam bentuk masalah riset pemasaran (marketing riset
problems),
Proses pengambilan keputusan meliputi 6
kegiatan utama, yaitu:
- Tentukan
masalah pemasaran,
- Tentukan variabel-variabelnya,
- Kumpulkan
semua informasi yang relevan,
- Pilih
alternatif yang terbaik,
- Kembangkan
dan implementasikan rencana pemasaran,
- Evaluasi
keputusan yang telah diambil berikut proses maupun hasilnya.
3. Pengukuran
Permintaan Pasar
Pengukuran
permintaan adalah usaha untuk mengetahui permintaan atas suatu
produk atau sekelompok produk di masa yang lalu dan di masa yang sekarang dalam
kendala satu asset kondisi tertentu. Sedangkan, Perkiraan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah
produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam kendala satu asset
kondisi tertentu.
Untuk memperkirakan permintaan pasar saat
ini, perusahaan perlu mengetahui:
a. Total potensi
pasar
Merupakan jumlah penjualan
maksimum bagi semua perusahaan dalam industri sepanjang periode tertentu
dibawah usaha pemasaran industri serta kondisi lingkungan tertentu.
Cara menentukan potensi pasar:
PP: Jumlah
pembeli potensial X Harga
Contoh: diketahui terdapat 100 pembeli buku
setiap tahun, rata-rata pembelian sebanyak 5, harga buku rata-rata Rp.50.000,00
Tentukan berapa potensi pasar buku tersebut?
PP=100x5x50.000
=250.000.000
b. Potensi pasar suatu
wilayah
Karena perusahaan harus
mengalokasikan anggaran pemasaran secara optimal terhadap wilayah-wilayah
terbaiknya perusahaan harus memperkirakan potensi pasar berbagai kota,
negara atau wilayah tertentu.
Terdapat 2 (dua) metode untuk menentukan
potensi pasar suatu wilayah:
1. Metode pembentukan
pasar
Dilakukan dengan cara
mengidentifikasi semua pembeli potensial di setiap pasar serta memperkirakan
pembelian potensial mereka. Metode ini akurat bila perusahaan memiliki daftar
semua pembeli potensial serta perkiraan yang akurat tentang apa yang akan
dibeli masing-masing pembeli, namun Kelemahan metode ini adalah sulit untuk
mendapatkan data pelanggan potensial.
2. Metode indeks
multi faktor
Metode ini digunakan
dikarenakan kelemahan metode satu faktor dalam meramalkan potensi pasar.
Metode ini berusaha mengakomodasikan beragam faktor yang ikut berkontribusi
dalam pembentukan pasar potensial, dimana masing-masing faktor di beri bobot tertentu.
Faktor tersebut mencakup kehadiran pesaing, biaya promosi lokal, faktor
musiman, dll.
c. Total penjualan industri
Penjualan industri
diketahui dengan cara mengidentifikasi pesaing serta memperkirakan penjualan
pesaing.
d. Total pangsa pasar
Data ini bisa diperoleh
dari Asosiasi dagang industri ataupun dari lembaga riset penyedia jasa
tersebut.
4. Pasar
Mana Yang Diukur
Dasar penentuan
ukuran pasar:
·
Pasar potensial. kumpulan konsumen yang
memiliki tingkat minat cukupbesar terhadap penawaran pasar.
·
Pasar yang tersedia, Kumpulan konsumen yang
memiliki minat, penghasilan serta akses terhadap penawaran pasar.
·
Pasar sasaran, bagian pasar yang diputuskan
oleh perusahaan untuk dilayani
·
Pasar terpenetrasi, kumpulan konsumen yang
membeli produk perusahaan.
Menurut
ukuran-ukuran yang lainnya pasar dapat di bedakan menjadi empat macam yaitu ;
Ukuran secara geografis :
Ø Pasar internasional,
Pasar yang memiliki akses/pengaruh
terhadap lebih dari satu negara, artinya pasar itu dapat melampaui wilayah
geografis suatu negara. Contoh dari pasar ini adalah pasar Cokelat di Swiss,
karena pasar ini menjual komoditi khas ke seluruh negara bagian baik Eropa,
Asia dan negara-negara bagian lainnya. Serta pasar ini memiliki pengaruh
terhadap negara-negara yng bersangkutan.
Ø Pasar daerah ( regional )
pasar ini memiliki kegiatan
permintaan dan penawaran barang/jasa dalam batas-batas suatu daerah tertentu
dalam suatu negara. contoh Pasar buah Markisa dan sirup markisa di Pontianak. Pasar
ini termasuk kedalam pasar daerah ( regional ) karena merupakan pasar yang
memiliki kegiatan permintaan dan penawaran barang/jasa dalam batas-batas suatu
daerah tertentu dalam suatu negara. Selain itu pasar ini khusus menjual
komoditas yang kurang ataupun tidak tersedia di tempat/daerah lain.
Ø Pasar setempat ( lokal )
Pasar dengan batas geografis yang
lebih sempit lagi dari pasar daerah dan khusus mengenal suatu kota atau bagian
kota. Luas daerahnya tercakup dalam suatu permintaan dari suatu komoditi
tersebut. Contoh dari pasar ini adalah gudang lelang di lampung, disini
penjualan ikan hanya ada di Bandar lampung dan memenuhi permintaan disekitar
Bandar lampung saja.
Ukuran
secara barang/jasa :
Ø Pasar barang
Pasar
barang adalah pasar yang menjual produk dalam bentuk barang. Contoh dari pasar
ini adalah pasar kebayoran lama di Jakarta, pasar ini memperjual belikan
barang-barang rumah tangga, pakaian, dan lain-lainnya. Contoh pasar lainnya
adalah pasar mobil (Mitsubishi corporation ) di Jepang, pasar mobil ini
termasuk dalam pasar barang di karenakan pasar ini memperjual-belikan mobil
yang telah diproduksi oleh perusahaan tersebut.
Ø Pasar bahan mentah
Contoh
pasar ini adalah pasar kayu putih di Ambon, pasar ini biasanya menyediakan
bahan baku yang di perlukan untuk pembuatan minyak kayu putih, baik itu di
suplay secara langsung kepada perusahaan/rumah produksi yang memproduksi kayu
putih menjadi minyak kayu putih .
Ø pasar jasa-jasa
Pasar
yang menjual produknya dalam bentuk penawaran jasa atas suatu kemampuan. Jasa
tidak dapat dipegang dan dilihat secara fisik karena waktu pada saat dihasilkan
bersamaan dengan waktu mengkonsumsinya. Contoh dari pasar ini adalah Bursa Efek
Jakarta ( BEJ ) di Jakarta, karena BEJ menjual jasa dalam bentuk informasi
nilai saham setiap waktunya kepada para investor maupun pengusaha/pebisnis,
sehingga para investor,pengusaha/pebisnis dapat dengan mudah memperoleh informasi
tentang nilai saham.
Ukuran secara batas negara :
Ø Pasar dalam negeri
Pasar
ini di lihat dari batas-batas negara yang melakukan transaksi ( permintaan dan
penawaran ). Contoh dari pasar ini adalah pasar Rawa Belong di Jakarta, pasar
ini masuk dalam pasar domestic karena pasar ini melayani permintaan di luar
daerah Jakarta, khususnya permintaan di daerah sekitar Indonesia.
Jika
di lihat dari ukuran menurut batas negara BEJ termasuk kedalam pasar dalam
negeri ( domestic ), dikarenakan berdasarkan batas-batas negara, serta seluruh
investor dan pengusaha/pebisnis menjadikan BEJ sebagai pusat informasi nilai
saham yang ada di Indonesia khususnya.
Ø Pasar luar negeri
Contoh
dari pasar ini adalah pasar kerajinan ( meja catur batik ) di karang anyer jawa
tengah. Di kategorikan sebagai pasar luar negeri karena pasar ini permintaan
datang dari daerah Bandung, Makasar, Solo dan permintaan dari berbagai negara
seperti China, India, Belanda dan lain-lain.
Ukuran secara waktu :
Ø Pasar jangka sangat pendek
Pasar
tempel di Korpri, pasar ini tidak memiliki waktu untuk memperbanyak / memproduksi
kembali permintaan konsumen jika barang yang di tawarkan/di jualnya habis
dikarenakan keterbatasan waktu, persediaan akan barang tersebut tidak di
miliki.
Ø Pasar jangka pendek
Contoh
dari pasar ini adalah pasar central di Kotabumi, pasar ini masuk dalam pasar
jangka pendek karena pasar ini jika di lihat dari pemenuhan
kebutuhan/permintaan pasar ini dapat atau ada kesempatan untuk menambah volume
komoditi yang di perdagangkan sesuai dengan permintaan, tetapi memiliki batas
yang disesuaikan oleh kapasitas maksimum dan faktor produksi yang ada.
Ø Pasar jangka panjang
Contoh
dari pasar ini adalah pasar kerajinan ( los kulit ) di Bantul, pasar ini masuk
dalam poasar jangka panjang karena pasar ini jika di lihat dari segi pemenuhan
permintaan dapat memenuhi setiap penambahan permintaan, hal ini pun dikarenakan
ada jangka waktu ( memiliki waktu yang lebih panjang ) untuk menambah prooduksi
sehingga penawaran dapat menyesuaikan permintaan. Sehingga terjadinya hubungan
pada tingkat harga.
5.
Mengestimasi Permintaan Saat Ini
Estimasi permintaan merupakan kegiatan
memperkirakan jumlah permintaan konsumen terhadap barang atau jasa dimasa yang
akan datang berdasarkan data atau keadaan masa lalu dan saat ini. Dalam
melakukan estimasi permintaan konsumen, metode yang sering digunakan, antara
lain:
- Customer Survey
Suatu metode yang digunakan untuk mengetahui
sikap dan persepsi para pelanggan dengan cara wawancara secara langsung atau
memberikan questioner yang sudah dipersiapkan terlebih dahulu. Kelemahan dari
metode ini, antara lain: biaya relative mahal (besar), dan hasil survey tidak
realistic karena konsumen tidak memberkan jawaban yang akurat (ditutupi
kekurangan mereka).
- Metode Observasi
Suatu metode yang digunakan untuk mengetahui
perilaku konsumen /pelanggan dengan cara pengamatan yang dilakukan oleh
salesman (ditugaskan oleh manager perusahaan). Kelemahan dari metode ini adalah
hasil dari sering kali tidak memberikan gamabarn yang objektif dari konsumen,
tapi gambaran justru subyektif dari salesman.
- Metode Market Experiment
Suatu cara untuk membuat estimasi permintaan
dengan malakukan uji coba dapa segmen pasar tertentu. Uji coba ini dilakukan
dengan memberikan perlakukan tertentu terhadap factor –factor yang mempengaruhi
permintaan.
Perusahaan pada umumnya
mempersiapkan ramalan ekonomi makro terlebih dahulu, seperti inflasi, tingkat
bunga, tingkat pengangguran, suku bunga, pengeluaran konsumen, investasi
bisnis, pengeluaran pemerintah, ekspor bersih, dll, dimana hasilnya adalah PDB yang
akan digunakan dengan indikator lain oleh perusahaan untuk meramalkan penjualan
industri.
Peramalan dibuat dengan mendasarkan tiga
basis informasi:
1. Apa
yang dikatakan orang. digunakan survey, Survey dimaksudkan untuk mengetahui apa
yang ingin dilakukan pembeli dalam periode waktu tertentu. Survey menyangkut
persepsi konsumen terhadap produk, keinginan pembelian, dll
2. Apa
yang dilakukan orang, digunakan uji coba produk di pasar
3. Apa
yang telah dilakukan orang, digunakan analisis perilaku atau runtun waktu.
Meramalkan permintaan dari pasar
yang dimasuki oleh perusahaan adalah suatu pekerjaan yang perlu dilakukan oleh
setiap manajer perusahaan dalam rangka memprediksi berapa besar peluang pasar
yang tersedia di masa depan. Peramalan permintaan merupakan usaha untuk
mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam
kendala satu set kondisi tertentu.
Hal yang perlu diingat adalah bahwa
aktivitas peramalan permintaan tidaklah dapat diartikan sebagai aktivitas yang
bertujuan untuk mengukur permintaan di masa yang akan datang secara pasti,
melainkan sekedar usaha untuk mengurangi kemungkinan terjadinya hal yang
berlawanan antara keadaan yang sungguh-sungguh terjadi di kemudian hari dengan
apa yang menjadi hasil peramalan. Dengan kata lain, hasil maksimal dari
aktivitas peramalan adalah melakukan minimisasi ketidakpastian yang mungkin
terjadi di masa yang akan datang.
Untuk melakukan forecasting atau
peramalan terhadap permintaan pasar, disini akan diuraikan berbagai metode
model peramalan terhadap permintaan pasar dari barang atau jasa yang diproduksi
dan dijual oleh perusahaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar